Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMANFAATAN EKSTRAK BONGOL NANAS (ANANAS COMOSUS) TERHADAP PERTUMBUHAN & STIMULASI LAJU ALIRAN SALIVA PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG MENGALAMI STUNTING
Pengarang
Salma Salsabilla - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Munifah - 198009102015042001 - Dosen Pembimbing I
Hj. Suzanna Sungkar - 197109011999032004 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1913101010011
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi., 2023
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.39
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Stunting merupakan kejadian balita pendek, akibat dari malnutrisi yang
bersifat kronis. Stunting memiliki banyak efek pada jaringan mulut dan
perkembangan penyakit mulut, seperti adanya penurunan aliran saliva,
protein saliva (protein total, lisozim, laktoperoksidase dan imunoglobulin)
dan perbedaan ukuran kelenjar saliva. Malnutrisi yang terjadi pada anak
stunting dapat menyebabkan defisiensi protein. Sehingga untuk penyerapan
protein yang maksimal dibutuhkannya zat aktif. Bonggol nanas (Ananas
comosus) merupakan salah satu tanaman yang memiliki enzim bromelin
serta asam sitrat yang berfungsi meningkatkan penyerapan protein dan
meningkatkan laju aliran saliva. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
terdapatnya peningkatan pertumbuhan dan laju aliran saliva pada tikus
wistar jantan dengan stunting, setelah diberikan ekstrak bonggol Nanas.
Penelitian laboratoris ini menggunakan 16 ekor tikus Wistar jantan yang
dibuat stunting selama 10 hari. Pada hari ke 12 sampai hari ke 25, tikus
Wistar diberi perlakuan yaitu pada kelompok perlakuan diaplikasikan
ekstrak bonggol nanas, kelompok kontrol positif supplement FeSO4 dan
kelompok kontrol negatif tidak diberikan perlakuan apapun. Kontrol positif
laju aliran saliva diberikan pilocarpine hydrochloride pada hari ke 25.
Pengukuran pertumbuhan dan laju aliran saliva diukur pada hari ke 12 dan
26, sebelum dan sesudah pemberian ekstrak. Hasil analisis data
menggunakan one way ANOVA dan Tukey menunjukkan terdapat
perbedaan bermakna antara kelompok penelitian untuk berat badan (p=
0,037), panjang badan (p= 0,028), panjang ekor (p= 0,003) dan laju aliran
saliva (p= 0,000). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan
ekstrak bonggol nanas dapat meningkatkan pertumbuhan dan laju aliran
saliva pada tikus Wistar jantan yang mengalami stunting. Kata kunci : Ekstrak Bonggol Nanas (Ananas comosus), Tikus Wistar jantan, Pertumbuhan, Laju aliran saliva
Stunting is a short toddler condition, as a result of chronic malnutrition. Stunting has many effects on oral tissues and the development of oral diseases, such as decreased salivary flow, salivary proteins (total protein, lysozyme, lactoperoxidase and immunoglobulins) and differences in salivary gland size. Malnutrition that occurs in stunted children can cause protein deficiency. So, to increase maximum protein absorption, active substances are needed. Pineapple weevil (Ananas comosus) is a plant that has bromelain enzymes and citric acid which function to increase protein absorption and increase salivary flow rate. The purpose of this study was to determine whether there was an increase in growth and salivary flow rate in stunted male Wistar rats after being given Pineapple weevil extract. This laboratory study used 16 male Wistar rats that were stunted for 10 days. From day 12 to 25, the Wistar rats were treated, namely the treatment group was applied pineapple weevil extract, the positive control group was supplemented with FeSO4 and the negative control group was not given any treatment. The positive control of salivary flow rate was given pilocarpine hydrochloride on day 26. Saliva growth and flow rate were measured on days 12 and 26, before and after application of the extract. The results of data analysis using one way ANOVA and Tukey showed that there were significant differences between the study groups for body weight (p= 0.037), body length (p= 0.028), tail length (p= 0.003) and salivary flow rate (p= 0.000). From this study it can be concluded that the use of pineapple weevil extract can increase growth and salivary flow rate in stunted male Wistar rats. Keyword: Pineapple Weevil Extract (Ananas comosus), Male Wistar Rats, Growth, Salivary Flow Rate.
EFEKTIVITAS SUPLEMEN MAKANAN DARI EKSTRAK BONGGOL NANAS (ANANAS COMOSUS) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN LAJU ALIRAN SALIVA KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS) DENGAN STUNTING (MUHAMMAD JASIR AKRAM, 2024)
ANALISIS PEMBERIAN MAKANAN DARI EKSTRAK BONGGOL NANAS (ANANAS COMOSUS) TERHADAP STATUS HEMATOLOGI DAN PARAMETER NON KARKAS INTERNAL KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS) JANTAN STUNTING (Teuku Naufal Rizqullah, 2025)
PERBEDAAN LAJU ALIRAN SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH STIMULASI ANTARA MENGUNYAH NANAS (ANANAS COMOCUS) DAN PEPAYA (CARICA PAPAYA) (Trisna Fitri, 2017)
HUBUNGAN LAJU ALIRAN SALIVA DAN PH SALIVA SETELAH BERKUMUR MONOSODIUM GLUTAMAT PADA MAHASISWA KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Firman Tirma, 2014)
GAMBARAN PH DAN LAJU ALIRAN SALIVA SETELAH STIMULASI CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM VAR LONGUM) PADA BODY MASS INDEX (BMI) KELOMPOK GEMUK (MUHAMMAD FARHAN, 2020)