KAJIAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN CANGKUL PADANG PADA WPP PUD 349 DI DANAU LUT TAWAR KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN CANGKUL PADANG PADA WPP PUD 349 DI DANAU LUT TAWAR KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Setia Perawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing I
Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1911103010119

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.309 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Danau Lut tawar dari segi aspek perikanan merupakan lahan dan sumber pendapatan bagi nelayan di Danau Lut Tawar. Salah satu alat tangkap yang digunakan nelayan di Danau Lut Tawar tepat nya di Kecamatan Bintang Desa Gegarang untuk menangkap ikan adalah bagan, masyarakat disana menyebutnya dengan cangkul padang. Diketahui bahwa jaring yang digunakan pada alat tangkap cangkul padang menyerupai kelambu dimana mesh size nya yang sangat kecil, sehingga dikhawatirkan mempengaruhi populasi ikan depik (Rasbora tawarensis). Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan desain konstruksi alat tangkap cangkul padang dan mengkaji komposisi hasil tangkapan utama dan sampingan pada alat tangkap cangkul padang di Danau Lut Tawar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2023 yang berlokasi di Danau Lut Tawar, Kecamatan Bintang, Desa Gegarang, Kabupaten Aceh Tengah. Metode yang digunakan adalah metode survei dan observasi. Pengambilan sampel penelitian menggunakan sensus, analisis data menggunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, rangka utama cangkul padang berupa bambu dengan ukuran 6 x 6 meter, rangka dalam berupa besi dan jaring 4 x 4 meter dimana ukuran mata jaring 5/9 inchi dan bahan yang digunakan pada jaring berbahan polyethylene (PE) dan komposisi hasil tangkapan menggunakan LED 45 watt berturut-turut adalah depik (Rasbora Tawarensis) 32%, relo (Rasbora sumatrana) 17% dan mujair (Oreochromis mossambicus) 51%.

Kata Kunci : Cangkul Padang, Lampu LED, Komposisi Hasil Tangkapan, Aceh Tengah

Lake Lut Tawar from the aspect of fisheries is a land and source of income for fishermen in Lake Lut Tawar. One of the fishing gears used by fishermen in Lake Lut Tawar right in Bintang Subdistrict, Gegarang Village to catch fish is a bagan, the people there call it cangkul padang. It is known that the net used in cangkul padang fishing gear resembles a mosquito net where the mesh size is very small, so it is feared that it will affect the population of depik fish (Rasbora tawarensis). The purpose of this study is to describe the construction design of the padang hoe fishing gear and examine the composition of the main and bycatch in the padang hoe fishing gear in Lake Lut Tawar. This research was conducted in March-April 2023 located in Lake Lut Tawar, Bintang Subdistrict, Gegarang Village, Central Aceh District. The method used was survey and observation method. Research sampling using census, data analysis using descriptive. The results showed that the main frame of the field hoe was bamboo with a size of 6 x 6 meters, the inner frame was iron and a 4 x 4 meter net where the mesh size was 5/9 inches and the material used in the net was made of polyethylene (PE) and the composition of the catch using 45 watt LEDs in a row was depik (Rasbora Tawarensis) 32%, relo (Rasbora sumatrana) 17% and tilapia (Oreochromis mossambicus) 51%. Keywords: Field Hoe, LED Light, Catch Composition, Central Aceh

Citation



    SERVICES DESK