PENGARUH S1STEM KOMPENSASI KEUANGAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS MOBILITAS PENDUDUK NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH S1STEM KOMPENSASI KEUANGAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS MOBILITAS PENDUDUK NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Fitriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111210035

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Secara teoritis, kompensasi keuangan yang diterima pegawai tidak hanya dalam bentuk gaji bulanan, akan tetapi juga meliputi tunjangan dan isentif/uang lembur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem kompensasi keuangan terhadap motivasi kerja pegawai Kantor Dinas Mobilitas Penduduk Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Responden penelitian adalah sebanyak 39 orang pegawai yang diambil secara stratified random sampling. Pengurnpulan data dilakukan dengan cara mengedarkan kuesioner yang berisi pertanyaan-pernyataan yang berhubungan dengan motivasi kerja dan sistem kompensasi keuangan. Selanjutnya peralatan analisis data yang digunakan adalah regresi tinier sederhana (simple tinier regression). Hasil penelitian menunjukkan, kompensasi keuangan (gaji, tunjangan, dan insentif) berpengaruh positif terhadap motivasi kerja pegawai Kantor Dinas Mobilitas Penduduk Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koetisien regresi masing-masing variabel yang menunjukkan nilai positif, yakni sebesar 0,689 untuk kompensasi keuangan dalam bentuk gaji, sebesar 0,911 untuk kompensasi keuangan dalam bentuk tunjangan, dan sebesar 0,394 untuk kompensasi keuangan dalam bentuk insentif. Diantara ketiga sistem kompensasi (gaji, tunjangan dan insentif), variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap motivasi kerja adalah tunjangan, sebaliknya variabel yang paling kecil pengaruhnya adalah insentif. Hasil pengujian statistik menunjukkan nilai t hitung masing-masing sebesar 15, I 07 untuk variabel kompensasi keuangan dalam bentuk gaji, sebesar 21,595 untuk kompensasi keuangan dalam bentuk. tunjangan, dan sebesar 2,409 untuk kompensasi keuangan dalam bentuk insentif. Sedangkan nilai t tabel pada tingkat keyakinan 95 persen menunjukkan angka sebesar 2,026. Dengan melihat perbandingan antara nilai t hitung dengan nilai t tabel, ketiga variabel kompensasi keuangan (gaji, tunjangan dan insentif) berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah kompensasi keuangan dalam bentuk gaji, tunjangan, dan insentif yang diterirna pegawai Kantor Dinas Mobilitas Penduduk Provinsi Nanggroe Darussalam Banda Aceh berpengaruh positif dan signitikan terhadap motivasi kerja mereka pada instansi tersebut

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK