Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
MAKROZOOBENTOS DI PERAIRAN ESTUARIA RAWA GAMBUT SINGKIL PROVINSI ACEH
Pengarang
Khalidin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muchlisin Z.A - 197109111999031003 - Dosen Pembimbing I
Dr. Firdus - 196904061999031002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2209200210003
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (S2) / PDDIKTI : 54145
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kawasan Rawa Gambut Singkil adalah kawasan yang kaya akan biodiversitas, salah satunya
adalah makrozoobentos. Kawasan rawa gambut Singkil saat ini telah mengalami kerusakan
yang diakibat oleh alih fungsi lahan, kebakaran hutan dan penebangan pohon yang berdampak
pada perubahan kualitas lingkungan disekitar kawasan rawa gambut Singkil tersebut, terutama
pada biota perairan salah satunya makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis-
jenis spesies makrozoobenthos yang terdapat di rawa gambut Singkil dan menganalisis tingkat
kepadatan, komposisi jenis, distribusi jenis, kekayaan jenis, keanekaragaman, dominansi,
similaritas makrozoobenthos dikawasan rawa gambut Singkil dan menganalisis variasi
morfologi dan pola pertumbuhan F. ater di pesisir barat daya Aceh. Penelitian dilakukan pada
bulan Juli sampai dengan Agustus 2023. Metode yang digunakan adalah purposive sampling.
Pengambilan sampel pada titik sampel yang telah ditentukan dengan 3 kali ulangan. Sampel
diambil dengan menggunakan transek 1m x 1m dan pipa paralon dengan kedalaman 20 - 30
cm. Pengambilan diulangi sebanyak 5 titik dalam satu transek dengan posisi pengambilan
bagian sudut kiri kanan atas transek, bagian tengah transek dan bagian bawah sudut kiri kanan
transek. Sampel yang didapatkan ditambahkan alcohol 70% dan di identifikasi di Laboratorium
Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Ditemukan sebanyak 237 individu,
terdiri dari 3 kelas dan 21 jenis. Kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun IV (27,3 ind/m2) dan
paling rendah pada stasiun III (3 ind/m2). Pola distribusi termasuk kategori seragam dan
berkelompok. Rata-rata indeks keanekaragaman (H’) keseluruhan lokasi penelitian yaitu 1,75
dengan kategori sedang. Indeks dominansi (D) disemua stasiun rata-rata yaitu 0,38 dengan
kategori rendah. Nilai rara-rata indeks kekayaan jenis (d) pada keseluruhan stasiun yaitu 3,17
dengan kategori sedang, indeks similaritas jenis makrozobentos pada semua lokasi penelitian
menunjukkan hasil berkisar antara 0 hingga 66,67% termasuk kategori sangat tidak mirip
hingga mirip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi F. ater dibagi menjadi tiga
kelompok berdasarkan scatter plot. Pola pertumbuhan F. ater di pantai barat selatan Aceh
tergolong allometric negatif dan factor kondisi berat relative pada kisaran 100 dan factor
konsisi Fulton berkisar 1.35 - 3.33.
The Singkil Peat Swamp area is an area rich in biodiversity, one of which is macrozoobenthos. The Singkil peat swamp area is currently damaged by land conversion, forest fires and tree cutting which has an impact on changes in environmental quality around the Singkil peat swamp area, especially on aquatic biota, one of which is macrozoobenthos. This study aims to analyze the types of macrozoobenthos species found in the Singkil peat swamp and analyze the level of density, species composition, species distribution, species richness, diversity, dominance, similarity of macrozoobenthos in the Singkil peat swamp area and analyze morphological variations and growth patterns of F. ater on the southwest coast of Aceh. The research was conducted from July to August 2023. The method used was purposive sampling. Sampling at a predetermined sample point with 3 replicates. Samples were taken using 1m x 1m transects and pipes with a depth of 20-30 cm. Sampling was repeated as many as 5 points in one transect with the position of taking the upper left-right corner of the transect, the middle of the transect and the lower left-right corner of the transect. Samples obtained were added 70% alcohol and identified at the Laboratory of the Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University. Found as many as 237 individuals, consisting of 3 classes and 21 species. The highest density was found at station IV (27.3 ind/m2) and the lowest at station III (3 ind/m2). Distribution patterns include uniform and group categories. The average diversity index (H') of the entire study site is 1.75 with a medium category. The dominance index (D) at all stations averaged 0.38 with a low category. The average value of the species richness index (d) at all stations is 3.17 with a moderate category, the similarity index of macrozobenthos species at all research locations shows results ranging from 0 to 66.67% including the category very dissimilar to similar. The results showed that the F. ater population was divided into three groups based on the scatter plot. The growth pattern of F. ater on the south west coast of Aceh is classified as negative allometric and the relative weight condition factor is in the range of 100 and the Fulton condition factor ranges from 1.35 - 3.33.
PEMETAAN RAWA GAMBUT ACEH BARAT BAGIAN BARAT (Muhammad Reysa, 2024)
MAKROZOOBENTOS DI PERAIRAN ESTUARIA RAWA GAMBUT SINGKIL PROVINSI ACEH (Khalidin, 2024)
KERAGAMAN DAN DISTRIBUSI IKAN DI PERAIRAN RAWA GAMBUT SINGKIL PROVINSI ACEH (Nanda Muhammad Razi, 2023)
KARAKTERISTIK SEDIMEN PESISIR DAN RAWA GAMBUT KUALA BUBON, ACEH BARAT (Nindi Yartika Indah, 2023)
KAJIAN KONDISI EKSISTING DAN ARAHAN PENGELOLAAN LAHAN KAWASAN SUAKA MARGASATWA GAMBUT RAWA SINGKIL (Zikri Wali, 2020)