EKSTRAKSI MINYAK KELAPA DENGAN GETAH BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA) DENGAN VARIASI LAMA DAN SUHU INKUBASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EKSTRAKSI MINYAK KELAPA DENGAN GETAH BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA) DENGAN VARIASI LAMA DAN SUHU INKUBASI


Pengarang

Feri Yuansyah Putra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105105010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

664.804

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kelapa dalam jumlah besar.
Luas areal perkebunan kelapa indonesia mencapai 3,712 juta ha atau 13,4% dari luas
areal perkebunan kelapa dunia. buah kelapa merupakan bahan dasar dalam
pembentukan minyak kelapa. Minyak kelapa merupakan satu-satunya minyak goreng
yang tergolong AMCFA (Median Chain Fatty Acid dan mengandung asam laurat
paling tinggi (sekitar 50 %). Akhir-akhir ini terdapat kecenderungan terjadinya
peningkatan harga minyak goreng yang berasal dari kelap sawit. Hal ini membuat
masyarkat dengan tingkat ekonomi lemah semakin sulit mendapatkan minyak goreng.
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari proses ekstraksi
minyal kelapa dari daging buah kelapa dengan memanfaatkan kemampuan enzim
yang terdapat protease dalam getah buah pepaya Secara khusus penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkn lama dan suhu inkubasi yang tepat dalam pembuatan
minyak kelapa untuk menghasilkan rendemen dan kualits minyak kelapa yang baik .
Proses pengolahan minyak kelapa yang ini sering dilakukan selama
menghasilkan rendemen dan kuwalitas minyak kelapa yang rendah.
Salah satu upaya untuk mendapatkan minyak kelapa bermutu dan mempunyai
rendemen yang tinggi adalah dengan mengekstraksi minyak kelapa menggunakan
enzim, seperti enzim protease.
Penelitian ini dilakukan menggunakan Petak Rancangan Terpisah (RPT) atau
Split plot dengan 2 (dua) fakctor, yaitu Lama inkubasi (12 jam, 24 jar dan 36 jam)
serta Suhu inluhas; (0c, 40c, SC den 60c). demikian Dengan terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 2
24 satuan ulangan sehingga diperoleh percobaan
Parameter yang diamati pada minyak kelapa adalah rendemen, bilangan asam
,kadar air minyak kelapa, bilangan peroksida dan uji organoleptik
Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa lama inkubasi (L) berpengaruh
sangat nyata terhadap rendemen dan nyata terhadap air kadar dan bilangan
asam minyak kelapa yang dihasillan. Sahu inkubasi (S) berpengaruh sangat
asam nyata terhadap kadar air dan bilangan minyak kelapa.
Interaksi lama dan suhu inkubasi (LS) tidak nyata pada semua parameter mutu yang dinalisis
Rendemen yang dihasilkan berkisar antara 4,26 - 25,85% dengan rata-rata
761%. Rendermen tertinggi terdapat pada kombinasi perlakuan lama inkubasi
I2 jam (LI) dan suhu inkubesi 50 C, Kadar rat-rata 733%, bilangan asam air dengan
rata-rata 10,0 ml KOH/g contoh, bilangan perolsida dengan rata-rata L,8 mg Oksigen/100 g
contoh, Uji organoleptik aroma dengan rata-rata 2179, poda warna rata-rata 2,308.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK