STUDI KOMPARASI KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON DENGAN GRADASI HASIL DAUR ULANG (STUDI KASUS: BONGKARAN ASPAL BETON JALAN BANDA ACEH - MEDAN KM. 65- 70) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI KOMPARASI KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON DENGAN GRADASI HASIL DAUR ULANG (STUDI KASUS: BONGKARAN ASPAL BETON JALAN BANDA ACEH - MEDAN KM. 65- 70)


Pengarang

Muskamal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704101020139

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.85

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Semakin meningkatnya pemakaian agregat untuk bahan konstruksi perkerasan jalan semakin berkurang sumber penganbilan agregat itu sendiri Akibatnya diperlukan suatu bahan alternatif yang lebih ekonomis dan memenuhi peryartaan Salah satu alternatif adalah daur ulang dimana material lama yang tidak dipakai lagi dimanfaatkan kembali untuk pembangunan jalan dengan menambahkan material baru. objek penelitian ini adalah aspal beton bekas yang berasal dari jalan Banda Aceh - Medan Km. 65-70 yang berlokasi di Saree dengan masa pelayanan dua tahun. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari karakteristik campuran aspal beton dengan gradasi husil daur ulang Hasil peneliti dibadingkan dengan krakteristik campuran aspal beton awal yang diperoleh di Dinas Prasarana Wilayah ini terdiri dari material bekas yang berupa agregat, agregat baru dari mesin pemecah batu di Desa Lampisang Aceh besar. dan Provinsi NAD Material yang digunakan pada campuran aspal dengan penetrasi 60/70, Dari hasil ekstraksi pada material bekas diproleh gradasi agregat bekas dibutuhkan. penambahan agregat baru Percampuran. material bekas penambahan baru dengan cara penyesuaian gradasi dengan data awal, penambahan agregrat baru sebesar 27% dan agregrat bekas Yang digunakan pada percampuran sebanyak 73 %. Metode percampuran aspal beton daur ulang adalah metode tak langsung yaitu material baru terlebih dahulu dipanaskan kemudian dicampur dengan material lama. Variasi kadar aspal sebesar 5%, 5,5%,6%.6.5%,7%. Dari hasil pengujian Marshall diperoleh kadar aspal optimum (KAO) 6% sama dengan kadar aspal optimum (KAO) awal 6%. Nilai stabilitas 1279.05 kg lebih besar dari pada niali stabilitas campuran aspal beton awal 875 kg. Niali flow (kelelehan) 3,9 mm lebih besar dari nilai flow awal 2,60 mm, density 2,36 gr/cm, voids in mineral anggegate (VMA) 16,90% lebih kecil dari VMA awal lebih kecil dari VFB awal 18,787%, voids in mix VIM 3,38%. Dari hasil penelitian diketahui bahwa aspal beton bekas jalan banda aceh Km.65-70 dapat digunakan kembali sebagai bahan campuran aspal untuk lapisan permukaan jalan karena karakteristiknya memenuhi persyaratan untuk lalu lintas berat yang ditetapkan AASHTO 1990

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK