TARI PULO PINANG DALAM KONTEKS ADAT PERNIKAHAN DI DESA TELUK NIBUNG KECAMATAN PULAU BANYAK KABUPATEN ACEH SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TARI PULO PINANG DALAM KONTEKS ADAT PERNIKAHAN DI DESA TELUK NIBUNG KECAMATAN PULAU BANYAK KABUPATEN ACEH SINGKIL


Pengarang

Safni - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Zuriana - 197801142006042002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2006102030066

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1)., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

394.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pernikahan sebagai ritual sosial di masyarakat memiliki adat, budaya dan tradisi, salah satunya yaitu Tari Pulo Pinang. Tari Pulo Pinang merupakan tari daerah Aceh Singkil, Tepatnya di Desa Teluk Nibung. Tari ini, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari upacara adat pernikahan di Desa Teluk Nibung, bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga memiliki simbolisme yang mendalam yang terkait dengan harapan dan doa bagi pasangan pengantin. Namun, pada era zaman sekarang pemahaman mendalam mengenai fungsi dan makna tarian ini masih sangat terbatas. Terlebih lagi, hubungan antara Tari Pulo Pinang dalam adat pernikahan tradisi potong rambut pengantin sebuah ritual yang dilakukan bersamaan dengan penampilan tari tersebut banyak masyarakat belum mengetahuinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tari Pulo Pinang Dalam Konteks Adat Pernikahan khususnya di Desa Teluk Nibung, Aceh Singkil. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini yaitu penari adat, pelatih, dan petuah adat gampong. Pengumpulan data yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan gerakan Tari Pulo Pinang dengan acara adat pernikahan salah satunya hubungan antara peusijuk dan gerakan penghormatan pembuka Tari Pulo Pinang. Selain itu, dari hasil penelitian juga mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara adat pernikahan pemotongan rambut pengantin, dengan gerakan Tari Pulo Pinang. Hubungan yang dilihat dari segi fungsi bahkan makna yang tersirat dalam adat potong rambut pengantin dan gerakan Tari Pulo Pinang.

Kata Kunci: Tari Pulo Pinang, Hubungan Tari Pulo Pinang dengan Adat Pernikahan.

Marriage as a social ritual in society has customs, culture and traditions, one of which is Pulo Pinang Dance. Pulo Pinang Dance is a regional dance of Aceh Singkil, precisely in Teluk Nibung Village. This dance has become an inseparable part of the traditional wedding ceremony in Teluk Nibung Village, not just for entertainment, but also has deep symbolism related to hopes and prayers for the bride and groom. However, in today's era, in-depth understanding of the function and meaning of this dance is still very limited. Moreover, the relationship between Pulo Pinang Dance in the wedding tradition of bridal haircut tradition a ritual performed in conjunction with the performance of the dance many people do not know. This study aims to determine Pulo Pinang Dance in the Context of Wedding Customs, especially in Teluk Nibung Village, Aceh Singkil. The approach and type of research used is a qualitative approach with descriptive research. The samples in this study were traditional dancers, trainers, and gampong traditional leaders. Data collection is by means of observation, interviews and documentation. The results showed that there is a relationship between Pulo Pinang Dance movements and traditional wedding events, one of which is the relationship between peusijuk and the opening tribute movement of Pulo Pinang Dance. In addition, the results of the study also found that there is a relationship between the wedding custom of cutting the bride's hair, with Pulo Pinang Dance movements. The relationship is seen in terms of function and even the meaning implied in the custom of cutting the bride's hair and Pulo Pinang Dance movements. Keywords: Pulo Pinang Dance, Pulo Pinang Dance Relationship with Wedding Customs.

Citation



    SERVICES DESK