Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
INVIGORASI BENIH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) KADALUARSA DENGAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN
Pengarang
RAHMAT RIVAI LUBIS - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405101050074
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Upaya peningkatan produktivitas tanaman tomat memerlukan dukungan benih yang unggul, salah satunya adalah benih yang bermutu. Benih yang bermutu juga dapat mengalami penurunan kualitas akibat penyimpanan yang kurang tepat atau benih telah melampaui masa hidupnya (kadaluarsa). Kemunduran benih dapat diperbaiki melalui beberapa teknik diantaranya perlakuan invigorasi benih dengan menambahkan zat pengatur tumbuh. Bawang merah (Allium cepa L.) mengandung hormon auksin dan giberelin sehingga dapat digunakan sebagai salah satu zat pengatur tumbuh alami. Proses perombakan karbohidrat menjadi energi dalam proses metabolisme tanaman dipengaruhi oleh adanya kandungan senyawa allicin pada bawang merah yang dihasilkan dari senyawa allin dengan bantuan enzim allinase dan bergabung dengan thiamin (vitamin B1). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah serta interaksi keduanya terhadap viabilitas dan pertumbuhan bibit tomat kadaluarsa. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dari bulan April hingga Juni 2018. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih tomat varietas Latanza yang telah kadaluarsa pada bulan Agustus 2016 sebanyak 1.125 benih, bawang merah Aceh, aquades, tanah dan pupuk kandang. Sedangkan alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu juicer, gelas ukur, aerator, saringan, botol plastik, ayakan 9 mesh, pinset, pisau, polibeg ukuran 8x10 cm, plastik, timbangan, penggaris, kertas label dan alat tulis. Benih tomat masing-masing sebanyak 25 benih untuk setiap perlakuan dimasukkan ke dalam ekstrak bawang merah sesuai dengan konsentrasi yang diinginkan dengan lama perendaman 12 jam, 24 jam dan 36 jam. Benih yang telah direndam ditanam dengan menggunakan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang (3:1) sampai bibit berumur 21 HST Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak bawang merah (K), yang terdiri atas 5 taraf, yaitu K0= Kontrol (Konsentrasi ekstrak bawang merah 0%); K1= Konsentrasi ekstrak bawang merah 25%; K2= Konsentrasi ekstrak bawang merah 50%; K3= Konsentrasi ekstrak bawang merah 75% dan K4= Konsentrasi ekstrak bawang merah 100%. Faktor kedua adalah lama perendaman (L), yang terdiri atas 3 taraf, yaitu L1= 12 jam; L2 = 24 jam dan L3= 36 jam. Masing-masing taraf percobaan dilakukan sebanyak 3 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah Potensi Tumbuh (PT), Daya Tumbuh (DT), Panjang Akar, Tinggi Bibit dan Berat Kering Bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi ekstrak bawang merah berpengaruh sangat nyata terhadap tolok ukur panjang akar, berpengaruh nyata pada tolok, potensi tumbuh, daya tumbuh dan berat kering bibit, namun tidak berpengaruh nyata pada tolok ukur tinggi bibit. Konsentrasi ekstrak bawang merah terbaik terdapat pada konsentrasi 25%. Perlakuan lama perendaman tidak berpengaruh terhadap semua tolok ukur pertumbuhan bibit. Tidak terjadi interaksi yang nyata antara konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman terhadap semua tolok ukur pertumbuhan bibit.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP VIABILITAS BENIH CABAI MERAH KERITING (CAPSICUM ANNUM L.) KADALUARSA (SUCY ARISKA AZ, 2021)
PENGARUH EKSTRAK KECAMBAH KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP VIABILITAS BENIH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.) KADALUARSA (ZAIRA FADHILLAH, 2021)
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM) TERHADAP VIABILITAS BENIH CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) KADALUARSA (Abid Dzakwan, 2023)
PENGARUH EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) TERHADAP VIABILITAS BENIH KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA L.) (YUNDA SAFRINA, 2020)
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA) DALAM PAKAN SEBAGAI SUMBER PREBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN SEURUKAN(OSTEOCHILUS VITTATUS) (Mayana, 2016)