PENGARUH PEMBERIAN MIKROORGANISME LOKAL DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN MIKROORGANISME LOKAL DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)


Pengarang

ULVIE DELFIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405101050072

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak.Kakao (Theobroma cacao L.) adalah salah satu komoditi unggulan dari sub sektor perkebunan. Pemupukan yang berimbang mampu meningkatkan produksi tanaman kakao, salah satunya di Indonesia penggunaan pupuk anorganik mampu meningkatkan hasil pertanian, namun tanpa disadari penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus berdampak tidak baik bagi sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang dibuat menjadi pupuk cair. Pupuk organik cair memiliki kandungan mikroorganisme yang sangat tinggi, namun kadar N, P, dan K yang rendah. Dalam penelitian ini akan dilihat respon pertumbuhan bibit kakao terhadap pemberian beberapa konsentrasi mikroorganisme lokal dan dosis NPK.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor dengan pola 4 × 4 dan 3 ulangan sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Faktor pertama adalah konsentrasi mikroorganisme lokal (M), terdiri atas 4 taraf yaitu: M0 (kontrol), M1 (75 cc L-1air), M2 (150 cc L-1air) dan M3 (225 cc L-1air). Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK (P) yang terdiri atas 4 taraf yaitu: P0 (kontrol), P1 (7,5g/polybag), P2 (15g/polybag) dan P3 (22,5 g/polybag).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa konsentrasi mikroorganisme lokal berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati pada bibit kakao umur 4, 8 dan 12 MST, namun secara keseluruhan pertumbuhan terbaik cenderung diperoleh pada konsentrasi 75 cc L-1 air. Perlakuan beberapa dosis pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun bibit kakao umur 8 MST dan berpengaruh nyata pada jumlah daun bibit kakao umur 12 MST serta berpengaruh nyata terhadap berat berangkasan basah. Secara keseluruhan pertumbuhan bibit kakao terbaik diperoleh pada dosis pupuk NPK 15 g/polybag. Terdapat interaksi tidak nyata antara perlakuan konsentrasi mikroorganisme lokal dan dosis pupuk NPK.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK