Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KONFLIK TENURIAL ANTARA KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN TAHURA POCUT MEURAH INTAN DENGAN MASYARAKAT SETEMPAT (STUDI PLURALISME HUKUM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM BERDASARKAN PERSPEKTIF MELANIE G. WIBER)
Pengarang
Muhammad Azhari A - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1203101010057
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Muhammad Azhari A,
2019 Konflik Tenurial Antara Kesatuan Pengelolaan Hutan Tahura Pocut Meurah Intan Dengan Masyarakat Setempat (Studi Pluralisme Hukum Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Perspektif Melanie G Wiber)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(viii, 63) pp., bibl., app.
(Bakti, S.H., M.Hum.)
Tahura Pocut Meurah Intan ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No.95/Kpts-II/2001 sebagai praktik tata kelola kehutanan yang dilakukan pemerintah dalam kewenangannya menetapkan kawasan hutan. Praktik pengelolaan sumber daya alam bidang kehutanan yang dilakukan pemerintah justru menjadi pemicu konflik tenurial dengan masyarakat yang berada di sekitar kawasan Tahura Pocut Meurah Intan yang kemudian berdampak terhadap akses pemanfaatan sumber daya alam oleh masyarakat sekitar kawasan.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan konflik tenurial antara KPH Tahura dengan masyarakat berdasarkan pemikiran Melanie G Wiber tentang dampak kebijakan pemerintah terkait pengelolaan sumber daya alam terhadap akses masyarakat sekitar kawasan, serta untuk menemukan solusi terhadap konflik tenurial yang terjadi antara KPH Tahura Pocut Meurah Intan dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Penelitian ini bersifat sosiolegal dengan pendekatan antropologi hukum dengan telaah jurnal-jurnal Melanie G Wiber terkait pluralisme hukum pengelolaan sumber daya alam, peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan sumber daya alam bidang kehutanan. Kemudian, penelitian empiris dengan melakukan wawancara kepada narasumber yaitu; KKPH Tahura Pocut Meurah Intan, polisi hutan, ahli kehutanan, masyarakat sekitar kawasan hutan, serta direktur LBH Banda Aceh. kemudian, melakukan observasi terkait batas-batas kawasan KPH Tahura serta ikut terlibat dalam penyelesaian konflik tenurial antara KPH Tahura dengan masyarakat disekitar kawasan.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa sejarah kawasan pada kelompok hutan seulawah agam sebelum ditetapkan menjadi tahura merupakan kawasan hutan yang dikuasai dan dikelola oleh negara dengan status kawasan konservasi. Terdapat masyarakat yang berdomisili di kawasan sekitar hutan. Konflik tenurial di kawasan KPH Tahura dengan masyarakat merupakan konflik struktural. Kendala penyelesaian konflik tenurial antara KPH Tahura dengan masyarakat adalah disharmonisasi dan miskomunikasi antar para pihak yang berkonflik.
Sejarah penetapan KPH Tahura masih menyisakan permasalahan. Oleh karena itu pemerintah harus melakukan revisi terkait peraturan pembentukan KPH Tahura dengan melibatkan peran serta masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan kawasan hutan. Masyarakat dapat mengajukan peninjauan kembali atau gugatan kelas terkait akses masyarakat sekitar kawasan hutan terhadap sumber daya alam.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN (STUDI KASUS KEBAKARAN HUTAN WILAYAH UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS KEHUTANAN ACEH PADA KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN) (MUTTAQIN, 2015)
ANALISIS VEGETASI TUMBUHAN ANGGREK (ORCHIDACEAE) DI RESORT PENGELOLAAN HUTAN ALUE GEULIMA TAHURA POCUT MEURAH INTAN ACEH BESAR (MUHAMMAD HARI AKBAR, 2024)
POLA PERUBAHAN TUTUPAN HUTAN DAN DAMPAK TERHADAP KONSERVASI KAWASAN TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH (Muhammad Dean, 2024)
STUDI FAKTOR PENYEBAB FRAGMENTASI HABITAT DI KAWASAN TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN, ACEH (DINDA NOVITA, 2017)
PENDUGAAN STOK KARBON PADA TINGKAT POHON DI TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA)RNPOCUT MEURAH INTAN PROVINSI ACEH (Helmi, 2022)