GAMBARAN BUNYI SENDI TEMPOROMANDIBULA PADA INDIVIDU DENGAN MEDIOTRUSIVE INTERFERENCE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAMBARAN BUNYI SENDI TEMPOROMANDIBULA PADA INDIVIDU DENGAN MEDIOTRUSIVE INTERFERENCE


Pengarang

ANISA RAMADHANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1513101010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Nama : Anisa Ramadhana
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Gambaran Bunyi Sendi Temporomandibula pada Individu dengan Mediotrusive Interference

Temporomandibular joint (TMJ) merupakan persendian antara kondilus dengan fosa glenoidalis. Kestabilan TMJ dapat terganggu oleh beberapa faktor, salah satunya faktor oklusal seperti mediotrusive interference. Mediotrusive interference dapat mengganggu aktifasi dan koordinasi otot yang dapat menyebabkan Temporomandibular Disorder (TMD). TMD ditandai oleh rasa nyeri pada otot mastikasi dan sendi saat dipalpasi, keterbatasan gerak mandibula, dan bunyi pada sendi (clicking). Clicking merupakan perwujudan ketidaknormalan diskus pada kondilus sehingga mengakibatkan gangguan kompleks kondilus-diskus. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran bunyi sendi temporomandibula pada individu dengan mediotrusive interference. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala angkatan 2016-2018. Pemeriksaan mediotrusive interference dilakukan pada semua populasi yang lolos dari kriteria eksklusi. Subjek yang memiliki mediotrusive interference diperiksa kembali untuk melihat clicking pada sendinya. Data diperoleh bahwa subjek dengan mediotrusive interference terdapat 16 orang (76,20 %) dengan clicking dan 5 orang (23,80 %) tidak terdapat clicking. Single clicking pada sisi kanan terdapat 10 orang (47,60 %), dan pada sisi kiri 8 orang (38,10 %). Reciprocal clicking pada sisi kanan 2 orang (9,50 %), dan pada sisi kiri 3 orang (14,30 %), dan sisanya tidak terdapat clicking pada sisi kanan sebanyak 9 orang (42,90 %) dan pada sisi kiri 10 orang (47,60 %). Kesimpulannya, individu dengan mediotrusive interference lebih dominan memiliki clicking pada TMJ, baik hanya pada satu sisi, maupun pada kedua sisi.
Kata Kunci: TMJ, Mediotrusive Interference, Clicking
?

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK