ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS PEMERKOSAAN OLEH REYNHARD SINAGA DI MEDIA ONLINE KOMPAS DAN THE GUARDIAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS PEMERKOSAAN OLEH REYNHARD SINAGA DI MEDIA ONLINE KOMPAS DAN THE GUARDIAN


Pengarang

LIA CAESARINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1610102010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Analisis Framing Pemberitaan Kasus
Pemerkosaan oleh Reynhard Sinaga di Media Online Kompas dan The Guardian”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembingkaian berita kasus Reynhard
Sinaga di media online Kompas dan The Guardian pada tanggal 6 dan 7 Januari
2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis
framing Robert N. Entman yang mengemukakan perangkat framing yang terdiri
dari empat elemen yaitu define problems, diagnose cause, make moral judgement,
dan treatment recommendation. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dengan mengumpulkan berita mengenai kasus pemerkosaan
oleh Reynhard Sinaga yang dimuat pada portal berita Kompas.com dan
Theguardian.com. Fokus dalam penelitian ini adalah pemberitaan pada media
online Kompas.com dan Theguardian.com terkait kasus Reynhard Sinaga pada
tanggal 6 dan 7 Januari 2020. Penelitian ini menggunakan teori Framing, dimana
teori ini menjelaskan framing adalah pendekatan untuk mengetahui bagaimana
perspektif atau cara pandang yang digunakan oleh wartawan ketika menseleksi isu
dan menulis berita. Hasil penelitian menggunakan framing model Robert N.
Entman menggambarkan bahwa pembingkaian berita yang disajikan oleh media
online Kompas.com dan Theguardian.com mengedepankan objektivitas dalam
memberitakan kasus pemerkosaan Reynhard Sinaga namun belum berada di jalur
yang sesuai dengan kode etik jurnalistik yang berlaku di negara masing-masing
namun. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menilai stigma masyarakat terhadap
cara media Indonesia yang menampilkan berita terkait kasus Reynhard belum
sebagus media Inggris tidak terbuktikan.
Kata Kunci: Framing, Kasus Pemerkosaan Reynhard Sinaga, Media Online,
Kompas.com, Theguardian.com

ABSTRAC
The research entitled "Analysis of Rape Case Framing by Reynhard Sinaga in
Online Media Kompas and The Guardian". This study aims to see the framing of
the news of the Reynhard Sinaga case in online media Kompas and The Guardian
on January 6 and 7 2020. This study uses a descriptive qualitative method with
Robert N. Entman's framing analysis, which suggests a framing device consisting
of four elements, namely defining the problem. , diagnose causes, make moral
judgments, and recommend treatment. The data technique used in this study was
to collect news about the rape case by Reynhard Sinaga which was published on
the news portals Kompas.com and Theguardian.com. The focus in this research is
the news on online media Kompas.com and Theguardian.com related to the
Reynhard Sinaga case on January 6 and 7 2020. This research uses the Framing
theory, where this theory explains framing is an approach to see how the
perspective or point of view is used. by journalists when selecting issues and
writing news. The results of the study using the Robert N. Entman framing model
illustrated that the news framing presented by the online media Kompas.com and
Theguardian.com prioritizes objectivity in reporting the case of Reynhard
Sinaga's rape but has not been on track in accordance with the journalistic code
of ethics applicable in their respective countries. but respectively. Based on the
results of the study, the researcher assessed that the public's stigma against the
way the Indonesian media presented news related to the Reynhard case was not as
good as the British media was not proven.
Keywords: Framing, Reynhard Sinaga Rape Case, Online Media, Kompas.com,
Theguardian.com

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK