Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UPAYA DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN PENGEMIS DI KOTA LANGSA
Pengarang
Nurulina Dwi Qori - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1606101010007
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Qori, Nurulina Dwi. 2020. Upaya Dinas Sosial Dalam Pembinaan Pengemis Di Kota
Langsa. Skirpsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
(1) Drs. M. Nasir Basyah, M.Si (2) Erna Hayati, SH.,M.Hum
Kata kunci: Upaya, Pembinaan, Pengemis, Dinas Sosial
Penelitian ini berjudul “Upaya Dinas Sosial Dalam Pembinaan Pengemis di Kota
Langsa”. Penelitian ini mengangkat permasalahan bagaimana upaya yang dilakukan
oleh Dinas Sosial dalam membina para pengemis di kota Langsa. Keberadaan
pengemis di Kota Langsa sangat mengganggu kegiatan publik, keadaan tersebut
membuat masyarakat di Kota Langsa merasa tidak nyaman dikarenakan sikap atau
cara dari beberapa pengemis yang memaksa masyarakat agar diberikan sumbangan
kepadanya. Penanganan pengemis, merupakan masalah yang harus dihadapi oleh
semua pihak, bukan hanya pemerintah, melainkan juga setiap orang yang berada
dekat dengan komunitasnya. Berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah, dinas
sosial dan lembaga-lembaga masyarakat yang peduli pada pengemis, Tetapi belum
memberikan solusi terbaik bagi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah:
(1) Untuk mengetahui penyebab munculnya pengemis di Kota Langsa, (2) untuk
mengetahui upaya apa yang dilakukan Dinas Sosial dalam pembinaan pengemis di
Kota Langsa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian
deskriptif dengan pendekatan kualitatif, cara penentuan subjek dengan menggunakan
teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data dilakukan wawancara
mendalam dan penelitian lapangan, teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) Penyebab munculnya pengemis di kota Langsa
disebabkan oleh dua faktor yakni faktor internal dan faktor eksternal, meliputi: (a)
Faktor internal mencakup: kemiskinan, keluarga, cacat fisik, umur, rendahnya
pendidikan dan keterampilan, dan sikap mental. (b) Faktor eksternal mencakup :
Lingkungan sosial. (2) Upaya pembinaan pengemis oleh Dinas Sosial kota Langsa
meliputi: upaya pencegahan, upaya penanggulangan, pemahaman untuk penyusunan
rencana pelayanan lanjutan melindungi, membina serta menjamin hak asasi
gelandangan, pengemis dan anak jalanan, upaya pemenuhan hak-hak dasar dan
upaya rehabilitasi sosial. Saran peneliti bagi Dinas Sosial kota Langsa, Pemerinta
kota Langsa harus tegas dalam menangani kasus pengemis, dengan cara menjalankan
ketentuan pidana atas larangan yang terdapat pada Qanun No 8 Tahun 2019.
Diharapkan kepada Dinas Sosial Kota Langsa agar merancang program pelatihan
baik pelatihan usaha maupun pelatihan manajemen keuangan guna meningkatkan
perekonomian masyarakat Kota Langsa. Dinas Sosial Kota Langsa harus
memberdayakan seluruh lapisan masyarakat bukan hanya pengemis, agar
perekonomian masyarakat di Kota Langsa mengalami peningkatan. Diharapkan
kepada Wali Kota Langsa agar membuka banyak lapangan pekerjaan bagi mayarakat
yang memiliki keahlian khusus.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN MODEL COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA DINAS SOSIAL DAN DINAS TENAGA KERJA DALAM PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA BANDA ACEH (CUT NAISA ZAHARA, 2022)
UPAYA DINAS SOSIAL DAN TENAGA KERJA DALAM MENANGGULANGI PENGEMIS DI KOTA BANDA ACEH (Afzal, 2016)
PERAN DINAS SOSIAL DALAM PENANGANAN PENGEMIS DAN ANAK JALANAN DI KOTA KISARAN KABUPATEN ASAHAN (KARINA ADITYA PUTRI, 2020)
POLA PEMBINAAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS (GEPENG) OLEH DINAS SOSIAL KOTA BANDA ACEH (Fahdy Murtadha, 2016)
UPAYA PENANGANAN PENGEMIS OLEH DINAS SOSIAL DI KOTA BANDA ACEH (MAZAYA, 2022)